Beranda » pendidikan » Perlu Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar

Perlu Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar

Dilihat 343x | Tags pendidikan,

Perlu Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Desember 2017

Dari sebagian aspek yang bikin peserta didik jemu atau jemu serta tidak semangat dalam sistem evaluasi, kepiawaian pengajar begitu memastikan sebagai pemicunya. Satu diantara kepiawaian pengajar yang dituntut yaitu penentuan media evaluasi yang relevan dengan bahan ajar atau materi evaluasi. Media yaitu satu alat yang memiliki manfaat mengemukakan pesan (Bovee, 1997, dalam Sanaky, 2010 : 3). Media evaluasi yaitu satu alat yang berperan serta dipakai untuk mengemukakan pesan evaluasi. Sedang evaluasi yaitu sistem komunikasi pada pembelajar, pengajar, serta bahan ajar.

Bisa disebutkan kalau bentuk komunikasi akan tidak jalan tanpa ada pertolongan fasilitas untuk mengemukakan pesan. Bentuk-bentuk stimulus yang bisa dipakai sebagai media salah satunya yaitu jalinan atau hubungan manusia, kenyataan, gambar bergerak atau tak, tulisan serta nada yang direkam. Jadi dengan ke lima bentuk stimulus ini bakal menolong pembelajar pelajari puasa idul adha  bahan pelajaran. Atau bisa disebutkan kalau bentuk-bentuk stimulasi bisa dipakai sebagai media evaluasi yaitu nada, saksikan, serta gerakan.

Media evaluasi bisa memainkan sebagian peran dalam sistem evaluasi. Identifi kasi media evaluasi terlebih dulu dikerjakan sebelumnya satu gagasan evaluasi dikerjakan. Media evaluasi yang ada bakal memastikan langkah serta type hasil belajar yang diinginkan. Peran media evaluasi dalam pengertiannya disini merujuk pada jenis serta manfaat atau akibat yang ikut serta didalam pemakaian media, termasuk juga pertimbangan jalinan dari media serta bahan pelajaran siswa.

Fungsi media evaluasi yang umum di kenal, pertama yaitu untuk pengajaran. Media pengajaran dipakai manfaat meraih hasil belajar yang spesial, yang bisa diidentifi kasi serta bisa dievaluasi akhirnya. Alat pengajaran yang dipakai untuk membuahkan pergantian kompetensi yang spesial butuh di desain serta divalidasi terlebih dulu. Contoh khutbah idul adha dalam soal ini yaitu program yang di desain menurut prinsip evaluasi terprogram. Rencana serta validasi tak terbatas pada media bikin saja.

Fungsi media evaluasi ke-2 yaitu untuk dokumentasi. Dalam soal ini media evaluasi mencatat atau merekam dengan cermat sebagian momen atau tanda-tanda seperti ada, umpamanya pembuatan dokumentasi praktik langkah perkembangbiakan vegetatif buatan, melekat atau okulasi. Fungsi media evaluasi yang ketiga yaitu dramatisasi, fungsi ini memampukan siswa mencermati momen yg tidak segera dihadapinya, umpamanya pemakaian fi lm atau video untuk mengungkap perilaku hewan.

Peran ke empat yaitu untuk analisa tampilan. Pemakaian media evaluasi ini bisa di ambil contoh umpamanya tehnik penilaian praktek diskusi dalam satu evaluasi dengan memakai video tape recorder. Fungsi media evaluasi ke lima yaitu simulasi. Pembuatan bentuk tiruan kondisi eksternal seperti penyediaan media evaluasi berbentuk market, diaroma, serta yang lain yang semacam yaitu tunjukkan fungsi simulasi. Fungsi simulasi ucapan idul adha  yang lain yang bisa ditangani didalam kelas, terutama peranannya sebagai sumber kesibukan, motivasi, serta ekspresi siswa, bisa ditugaskan pada siswa untuk membuat jenis serta dipakai untuk maksud evaluasi.

Walau demikian, butuh diingat kalau fungsi media akan tidak tampak jika pemakaiannya tak searah dengan maksud evaluasi yang sudah dirumuskan. Karenanya maksud evaluasi mesti jadikan sebagai pangkal referensi untuk memakai media. Dengan fungsi media evaluasi yang makin bertambah serta dipakai dalam evaluasi dengan pas bisa tingkatkan kesibukan serta tingkatkan motivasi belajar siswa untuk meraih evaluasi yang optimal.


Keywords : ,